Semakin pesatnya perkembangan dunia perkomputeran terutama laptop, membuat semakin maraknya juga laptop-laptop bekas yang dijual dipasaran. Karena semakin banyaknya opsi maka semakin membuat bingung juga pembelinya. Saya mencoba sedikit berbagi pengalaman dengan laptop bekas. Berikut adalah tips dalam memilihnya:
- Merek, kebanyakan orang umum melihat dari merek atas sebuah barang. Memang hal paling gampang yang dapat dilihat dan menjadi pertimbangan adalah merek. Dan pada kenyataannya terbukti sangat masuk akal dan dapat dibenarkan. Merek dengan peringkat tertinggi yang ditemui di Indonesia adalah Toshiba kemudian diikuti IBM-Acer-Compaq-HP dan Dell. Dengan semakin populernya merek maka semakin mudah dan tersedianya spare part jika nantinya memang perlu diganti atau setidaknya untuk diupgrade.
- Fisik, fisik secara umum dapat dilihat baik itu case, LCD, keyboard, termasuk juga segel-segelnya. Semakin terjaga dengan baik maka dapat dipastikan semakin terawat dan keorisinilannya tidak diragukan.
- Battrey, umur battrey menentukan keawetan dalam penyimpanannya. Jika laptop tersebut bukan jenis Processor M atau Centrino maka dengan pemakaian normal sekitar 1 jam saja. Pengujian paling sederhana adalah dengan mengaktifkan beberapa fungsi dengan daya agak besar, misal memutar film dari CD/DVD. Jika kondisi battrey sudah lemah maka visual persentase battrey akan menurun dengan drastis dalam waktu yang singkat.
- Tombol-tombol keyboard, pastikan semua tombol berfungsi dengan baik dan tidak terjadi macet ataupun terkunci. Hal yang lain adalah memastikan juga touchpad dan tombol kliknya serta tombol-tombol lain jika ada.
- Harddisk, pastikan dengan scan termasuk surface scan bila perlu agar dapat diketahui jika ada bad ataupun harddisk sudah melambat. Untuk jenisnya akan lebih baik jika mendapatkan SATA. Karena jenis ATA semakin langka.
- Optical Drive, coba dengan membaca beberapa file jika perlu fungsi Write dicoba juga (untuk jenis RW).
- Fungsi perangkat tambahan, perangkat tambahan yang populer adalah WiFi, Bluetooth, dan webcam yang semuanya dapat langsung dicoba. Perangkat ‘kuno’ yang lain adalah modem dan Card PCMCIA. Sedangkan perangkat baru yang jarang terlalu difungsikan adalah card reader-fingerscan.
- Jenis memory, sebaiknya SODIMM DDR2 karena langka nya jenis yang lain.
- Adaptor/Charger, keaslian menentukan keawetan karena menghasilkan arus dan teganngan yang lebih presisi.
Pertanyaannya adalah menggunakan apa pengujian tersebut, sebaiknya gunakan sebuah LiveCD misalnya Ubuntu.